free web hit counter
""

UNU Blitar Wisuda 546 Sarjana, Dorong Lulusan Mengaktualisasikan Keilmuan melalui Pengabdian kepada Masyarakat

PersadaFM – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar Wisuda Ketujuh Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Sabtu (31/10/2026). Sebanyak 546 mahasiswa program sarjana dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Ilmu Eksakta, serta Fakultas Pendidikan dan Sosial resmi diwisuda.

Rektor UNU Blitar, Prof. Dr. Muh. Mukri, M.Ag., berpesan agar para lulusan tidak hanya mengejar kesuksesan dan gelar akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Menurutnya, keberhasilan seorang sarjana harus tercermin dari kontribusi nyata melalui ilmu, karya, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Jangan hanya sekadar menjadi orang sukses, tetapi jadilah orang yang bermanfaat. Sukses, menjadi orang kaya, tetapi tidak memberi manfaat kepada orang lain, untuk apa?” tegas Mukri.

Ia juga mengingatkan para wisudawan agar tetap berpegang pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dengan mengimplementasikan empat prinsip utama, yakni tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan i’tidal (adil).

Mukri menekankan pentingnya sikap menghargai perbedaan, menjaga keseimbangan, serta memiliki kepekaan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kecerdasan dan gelar akademik harus diimbangi kesantunan, empati, dan kemampuan menghargai sesama.

Di sisi lain, Mukri menyampaikan perkembangan UNU Blitar yang hingga wisuda ketujuh telah meluluskan sekitar 2.621 mahasiswa. Saat ini, kampus tersebut memiliki sekitar 58 dosen tetap bersertifikasi dan lebih dari 500 mahasiswa penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum III Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. Ir. Ganefri, M.Pd., Ph.D., mengapresiasi perkembangan UNU Blitar. Ia menyebut dari 43 perguruan tinggi di bawah naungan Jam’iyah Nahdlatul Ulama, baru tiga yang telah meraih akreditasi unggul.

Ganefri menilai penguatan kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana, dan tata kelola menjadi tantangan penting bagi perguruan tinggi NU. Ia juga menekankan bahwa reputasi kampus ditentukan oleh prestasi mahasiswa serta kontribusi alumni di tengah masyarakat.

Baca Juga :  MELALUI TRAVELMART SYAWALAN BUPATI BLITAR KENALKAN POTENSI WISATA DI KABUPATEN BLITAR

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penguasaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi harus diimbangi kreativitas dan inovasi.

“Ke depan, dosen dan guru yang dibutuhkan bukan hanya mereka yang mampu menyampaikan dan menjelaskan materi ajar dengan baik, tetapi juga yang mampu menginspirasi dan melakukan inovasi-inovasi setiap saat,” ujarnya.

Melalui wisuda ini, 546 lulusan UNU Blitar diharapkan tidak hanya membawa gelar akademik, namin juga berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama. (riz)