PersadaFM – Kondisi SD Negeri 3 Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, yang sempat viral di media sosial mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Video yang diunggah kreator konten Mahira Diffa Rahma melalui akun Instagram pribadinya itu memperlihatkan kondisi sekolah yang disebut hanya memiliki tiga ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar enam jenjang kelas. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa pihak sekolah telah mengajukan proposal perbaikan sebanyak tiga kali, namun belum ada realisasi perbaikan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Agus Santosa mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terkait informasi pengajuan proposal tersebut. Hasil pengecekan Dinas Pendidikan menunjukkan belum ada proposal perbaikan SDN 3 Sumbersih yang masuk. Meski demikian, Agus memastikan pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah tersebut. SDN 3 Sumbersih telah masuk dalam daftar usulan program revitalisasi sekolah tahun ini melalui pemerintah pusat. Kabupaten Blitar sendiri mendapatkan plafon revitalisasi dari pemerintah pusat sebanyak 135 sekolah. Dari kuota tersebut, Dinas Pendidikan menyusun daftar usulan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.
“Seperti informasi yang katanya pernah mengirimkan proposal itu, kami cek. Ternyata tidak pernah ada proposal masuk,” ujar Agus.
Terkait kondisi SDN 3 Sumbersih yang hanya memiliki tiga ruang kelas, Agus menyebut sekolah tersebut merupakan sekolah kecil dengan jumlah peserta didik yang menyesuaikan kondisi di lapangan. Agus menjelaskan, jumlah murid yang relatif sedikit menjadi salah satu pertimbangan dalam penyesuaian fasilitas sekolah. Dengan kondisi tersebut, penggunaan tiga ruang kelas dinilai masih efektif untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Memang itu sekolah kecil. Kalau sekolah kecil memang ada tiga ruangan. Kalau terlalu banyak ruangan juga tidak efisien. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan murid,” katanya.
Dengan masuknya SDN 3 Sumbersih dalam daftar usulan revitalisasi tahun ini, pemerintah berharap peningkatan sarana dan prasarana sekolah dapat mendukung proses belajar mengajar serta memberikan fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik. (riz)






