free web hit counter
""

Tiga SD di Kabupaten Blitar Tak Dapat Siswa Baru, Dinas Pendidikan Kaji Opsi Penggabungan Sekolah

PersadaFM – Sebanyak tiga Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Blitar tidak memperoleh siswa baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar masih melakukan kajian sebelum menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan penggabungan (merger) sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan pengawas dan pembina sekolah untuk melakukan evaluasi di lapangan guna mengetahui penyebab tidak adanya peserta didik baru di ketiga sekolah tersebut.

“Masih kita kaji penyebabnya apa. Apakah potensi muridnya yang memang tidak ada, atau karena kalah bersaing dengan sekolah yang lain,” ujar Agus Santosa, Senin (13/7/2026).

Menurut Agus, terdapat beberapa faktor yang tengah didalami. Di antaranya jumlah anak usia sekolah di lingkungan sekitar yang semakin sedikit, daya saing sekolah dengan lembaga pendidikan lain, hingga kemungkinan kendala teknis saat proses pendaftaran secara daring sehingga data calon peserta didik belum masuk ke sistem.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan. Apabila terbukti wilayah sekitar sekolah memang sudah tidak memiliki potensi peserta didik, Dinas Pendidikan akan mempertimbangkan penggabungan dengan SD terdekat. Namun, apabila jumlah calon siswa sebenarnya masih tersedia tetapi sekolah kurang diminati, maka peningkatan kualitas layanan pendidikan akan menjadi fokus pembenahan.

“Kalau misal potensinya memang tidak ada, kita merger dengan memperhatikan ketersediaan SD di sekitarnya. Tapi kalau potensinya banyak cuma kalah bersaing, tentu kualitas SD tersebut yang harus ditingkatkan,” tegasnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Agus memastikan seluruh SMP di Kabupaten Blitar berhasil memenuhi kuota penerimaan siswa baru sehingga tidak ada sekolah yang mengalami kekosongan peserta didik.

Baca Juga :  Melalui Kegiatan Fun Bike, Pemkab Blitar Ajak Masyarakat Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Di sisi lain, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di seluruh SD dan SMP di Kabupaten Blitar berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, sedangkan hasil kajian terhadap tiga SD yang belum memperoleh siswa baru diperkirakan akan rampung dalam dua hingga tiga hari ke depan. (riz)