PersadaFM – Kerusakan jembatan di Jl. CR Sukandar, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar sejak lima bulan lalu semakin memprihatinkan. Sejumlah pondasi bangunan telah tergerus dan beberapa titik aspal alami retak.
Petugas telah memasang penutup jalan di jalur alternatif yang menghubungkan jalan Imam Bonjol dengan jalan Dr Soetomo, Kota Blitar tersebut. Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar usulkan perbaikan menggunakan anggaran pemerintah pusat.
Kepala Dinas PUPR Kota Blitar, Erna Santi menjelaskan pihaknya tengah mematangkan perencanaan perbaikan. “Jembatan itu longsornya bertahap sejak hujan deras awal tahun 2026 lalu dan saat itu memang anggaran belum tersedia. Kami juga berupaya mengusulkan bantuan lewat pemerintah pusat,” ungkap Erna.
Erna menjelaskan jika secara teknis kerusakan terjadi pada abutment atau kepala jembatan di dua sisi. Yakni sisi timur dan barat bagian utara.
“Jembatan tersebut merupakan bangunan lama, jadi perlu pembangunan fisik menyeluruh,” imbuhnya.
Pihaknya telah mengusulkan anggaran sebesar 600 juta lebih. Nantinya akan dilakukan pemetaan dimana titik yang perlu ditangani. “Jika anggaran sudah tersedia dan ditetapkan, target realisasi fisiknya pada bulan Juni 2026 mendatang,” tutupnya. (zis/riz)






