free web hit counter
""

Berdomisili di Desa Bangle, Nenek Penjual Kerupuk Korban Penipuan Uang Palsu Menempati Rumah yang Ditinggalkan

PersadaFM – Mbah Semarah, nenek berusia 58 tahun yang menjadi korban penipuan uang palsu di sekitar SPBU Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar selama ini tinggal bersama cucunya. Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Persada FM, Mbah Semarah diketahui tinggal di Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupten Blitar.

Tim Persada FM telah berusaha mendatangi tempat tinggalnya pada Selasa (10/3/2026). Namun berdasarkan keterangan tetangga, Mbah Semarah telah pergi sejak pagi hari. Korban penipuan uang palsu tersebut hanya tinggal berdua bersama sang anak.

Kepala Dusun setempat, Didin saat dikonfirmasi membenarkan korban berdomisili di Desa Bangle.

“Mbah Semarah ini menempati rumah kosong milik almarhum warga kami yang tidak punya anak dan istri,” tegasnya.

Didin menyebutkan jika Mbah Semarah ini sudah tinggal sekitar tiga tahun terakhir. Berdasarkan kartu identitas diri, diketahui Mbah Semarah berasal dari Jl. Pamungkur, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

“Jarang banget di rumah, biasanya beliau berangkat pagi hari dan pulang malam atau bahkan hingga pagi lagi,” jelas Didin.

Setelah mengetahui jika warganya menjadi korban penipuan, Pemerintah Desa setempat yang diwakili Kepala Dusun telah menemui korban. Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian sejumlah warga hingga pemerintah desa telah memberikan tali asih untuk korban. (zis/riz)

Baca Juga :  Dari 18 Parpol, 17 Terkonfirmasi Telah Mengajukan Nama Bakal Calon Legislatif pada Pemilu 2024